Pertemuan KBK (Klub Buku Kita/Kabeka) kali ini bertempat di rumah Nuris, pengantin baru di Cinere, Bogor. Nuris baru saja melangsungkan pernikahannya pada Minggu, 3 Agustus lalu di Mojokerto, Jawa Timur. Banyak kawan Kabeka tidak bisa hadir saat. Itu. Pertemuan Kabeka kali ini, selain memang sudah lama saling tidak bertemu, khusus untuk mengunjungi dan mengucapkan selamat berbahagia pada Nuris dan isterinya, Rizkha yang sekarang sah sebagai suami-isteri. Selamat ya!
Nah, laporan pertemuan kali ini dibuat oleh tuan rumah, Nuris sendiri. Yuk, kita simak :)
Kabeka, untuk kesekian kalinya berkumpul lagi di Cinere, tapi kali ini tidak di rumahnya Bu Lisa. Kabeka kali ini berkumpul di rumah saya, Nuris, anggota kabeka juga. Kali ini saya akan bertindak sebagai penulisnya. (Mudah-mudahan lancar dan jelas).
Pertemuan Kabeka kali ini, 31-08-2014 terasa spesial karena dilaksanakan setelah hampir tiga bulan tidak berkumpul bersama membaca buku dan makan cemilan khas masing-masing anggotanya alias potluck. Pertemuan ini juga bertepatan dengan momen halal bi halal pasca lebaran idul fitri bagi anggota kabeka yang merayakannya.
![]() |
| Suasana pertemuan Kabeka |
Untuk menu potluck kali ini lebih banyak didominasi oleh buah-buahan, antara lain, manggis, jeruk, dan apel. Jarang sekali pada pertemuan kabeka tersedia banyak buah-buahan. Untuk jajanan ada lemper dan ote-ote (jajanan khas jawa timur kalau di Jakarta lebih familiar dengan nama bakwan). Tak lupa ada permen davos, yang entah kenapa sudah menjadi permen favorit hampir keseluruhan anggota kabeka, istimewa sekali bukan.
Sekarang kita bahas baca-baca bukunya, karena sebenarnya inilah inti dari setiap pertemuan kabeka, klub baca buku, tidak aneh, kan? Ada Sembilan orang yang hadir pada pertemuan kali ini, orang dan bukunya, antara lain:
![]() |
| Buku dan Camilan |
1. Nuris, hampir sebulan tak ada buku yang dibaca sama sekali, sekalinya ke toko buku, ketemu dengan komik “One Piece vol.72”. Nuris langsung membelinya karena komik ini muncul per tiga bulan sekali. Sebagai pasangan pengantin baru, Nuris tak bisa sembarangan membeli komik lagi kali ini. Apalagi istrinya tidak terlalu suka membaca komik. Kembali ke komik “One Piece”, komik bikinan komikus Asli jepang. Bercerita tentang bajak laut yang sarat dengan petualangan seru. Kisah persahabatan dan humor jenaka selalu menghiasi tiap bab yang disuguhkan oleh pengarangnya. Tak jarang banyak ditemukan kata mutiara yang sangat memotivasi pembacanya. (apalagi kalau penggemar komik pasti paham).
2. Rizkha, angota baru otomatis. Istrinya Nuris, katanya jarang baca buku. Tapi dalam waktu senggangnya Rizkha menyempatkan diri membaca buku “Chicken Soup for The Soul”, banyak cerita istimewa yang penuh motivasi dalam tiap cerita yang ada dalam buku ini. Untuk buku semacam ini, akan lebih menjiwai kalau membaca bukunya secara langsung. Karena isi yang diceritakan dalam buku semacam ini (menurut saya –nuris-), adalah cerita tentang pengalaman seseorang dalam bentuk buku. Jadi kalau penceritanya kurang bisa mendramatisir, akan sedikit hambar.
![]() |
| Nuris - Rizkha |
3. Zakariya Efendi biasa dipanggil Zaki, anggota baru, temannya Nuris. Zaki seorang pendongeng dari kampong dongeng Ciputat angkatan pertama. Baru pertama kali ikut kabeka, meski sudah banyak tahu ceritanya dari Nuris. Buku yang disukai oleh Zaki adalah buku motivasi dengan gaya bahasa yang santai dan luwes. Menurut Zaki buku dengan gaya bahasa yg mudah dimengerti, akan memudahkan pembacanya untuk mencerna isi dari buku itu. Masih menurut Zaki lagi, “munculnya selera dalam membaca buku bisa muncul apabila kita sudah merasa nyaman dengan gaya bahasa dalam penulisan buku tersebut”.
4. Fahmi, datang bersama istri dan anaknya yang otomatis menjadi anggota kabeka juga. Prolog dulu, Fahmi merasa surprise karena bertemu pendongeng kampong dongeng angkatan pertama. Karena saat ini, Fahmi tercatat sebagai alumni kampong dongeng angkatan ke-10. Jadilah ia bercerita panjang lebar dan berbagi tentang pengalaman mendongeng sebelum acara sharing baca buku dimulai. Sungguh keajaiban apabila kita berkumpul dalam suatu forum, akan ada hal menyenangkan yang tanpa kita sangka-sangka datangnya. Kembali lagi ke buku yang akan dibahas oleh Fahmi.
Bicara tentang Fahmi, tak lengkap rasanya kalau tidak bahas tentang karya Pramoediya A.N., setelah membaca hampir semua karya Pramoedya, Fahmi mencoba memahami latar belakang penulis favoritnya ini dengan cara membaca transkrip pembicaraan Pramoedya dengan orang Belanda dalam sebuah wawancara yang bisa dijumpai dalam situs youtube.com. Isinya tentang suka duka Pramoedya dalam menulis buku yang dianggap melawan pemerintah (pada jaman orde baru). Dalam pembahasan buku Fahmi, Furqon coba bertanya. “Kenapa buku-buku karya Pramoediya banyak dibredel oleh pemerintah pada saat itu?” Bu Lisa mencoba menjawab, “karena pada saat itu, buku-buku karangan Pramoediya dianggap bahaya laten (harus selesai)”. Masih menurut Bu Lisa lagi, “setiap orang menulis sesuai dengan latar belakang kehidupannya. Eksotisme dari cerita gelap, menarik untuk diikuti.”
Bicara tentang Fahmi, tak lengkap rasanya kalau tidak bahas tentang karya Pramoediya A.N., setelah membaca hampir semua karya Pramoedya, Fahmi mencoba memahami latar belakang penulis favoritnya ini dengan cara membaca transkrip pembicaraan Pramoedya dengan orang Belanda dalam sebuah wawancara yang bisa dijumpai dalam situs youtube.com. Isinya tentang suka duka Pramoedya dalam menulis buku yang dianggap melawan pemerintah (pada jaman orde baru). Dalam pembahasan buku Fahmi, Furqon coba bertanya. “Kenapa buku-buku karya Pramoediya banyak dibredel oleh pemerintah pada saat itu?” Bu Lisa mencoba menjawab, “karena pada saat itu, buku-buku karangan Pramoediya dianggap bahaya laten (harus selesai)”. Masih menurut Bu Lisa lagi, “setiap orang menulis sesuai dengan latar belakang kehidupannya. Eksotisme dari cerita gelap, menarik untuk diikuti.”
Satu lagi keajaiban dalam kabeka kali ini adalah pernyataan Fahmi yg ini. “saya pertama kali mendapatkan motivasi dalam membaca buku semenjak gabung dalam klub buku ini”. Sungguh pernyataan yang mengejutkan dari seorang anggota klub buku kita. Oh iya, dua anggota yang saya sebutkan tadi (istri dan anaknya Fahmi), kali ini belum ada buku yang akan dibagikan pengalaman membacanya. Semoga lain kali, patut kita tunggu ceritanya.
![]() |
| Zakaria - Fahi |
Kembali ke pembahasan buku, Furqon lagi menggandrungi buku-buku trilogy luar negeri, salah satunya buku berjudul “Invergent”, lanjutan dari buku pertamanya yang berjudul “Divergent”. Kalau tidak salah buku ini menceritakan sekelompok masyarakat yang dibagi menjadi beberapa faksi, dengan harapan masyarakat ini bakal teratur dan tenteram. Tapi sebagai mana cerita seperti ini, pasti ada pemberontak yang berusaha menghilangkan faksi-faksi ini karena dinilai tidak manusiawi. Kalau kata Bu Lisa (lagi), aliran ini dinamakan aliran Distopia, sebuah aliran dengan pencarian harapan yang setinggi langit. Kebalikan dari utopia, tambah bingung lagi kan. J
6. Kak Lis, sudah beberapa bulan ini belum sempat membaca buku. Tapi berita baiknya dia sudah bisa berkeliling lagi dengan motor kesayangannya kemanapun dia pergi. Lain kali kita tunggu ulasannya kalau sudah baca buku ya, Kak?
![]() |
| Lis |
Akhir pertemuan kabeka tak lengkap tanpa door prize dari Bu Lisa. Dari Sembilan anggota yang hadir akan dipilih tiga orang yang beruntung. Hadiah pertama berupa gantungan kunci hasil rajutan Bu Lisa berhasil didapatkan Kak Lis. Dua dari buku yang diberikan sebagai hadiah jatuh kepada peserta baru kali ini. Rizkha baru bergabung dan dapat hadiah sepertinya sudah menjadi tradisi anggota baru. Dan yang sudah menjadi kebiasaan di kabeka ini, setiap ada undian disitu ada nama Furqon sebagai penerima hadiah. Sangat beruntung, hampir disetiap pertemuan ketika ada undian selalu ada nama Furqon, bisa kita sebut Furqon si mujur. Bisa dibayangkan kalau Furqon mengikuti setiap undian yang diikutinya, namanya 99% dijamin muncul. Kalau nasib baik ini bisa dipelajari, kepada Furqon lah kita harus banyak-banyak belajar. Seperti tokoh dalam cerita fiksi yang muncul ke dunia nyata.
![]() |
| Lis dan gantungan kunci rajut karya Lisa |
Demikian laporan kabeka kali ini, mohon maaf kalau ada salah kata, ketik, dan komentar. Sampai jumpa di pertemuan kabeka berikutnya.














